Inclusion Body Hepatitis (IBH) adalah penyakit yang menyerang ternak ayam bersifat akut dan disebabkan oleh infeksi virus fowl adenovirus (FadV). Virus FadV sering menyerang pada ternak ayam broiler, ayam layer, dan ayam pembibitan (Mittal et al., 2013). Infeksi yang disebabkan oleh FadV menimbulkan gejala klinis yang menyebabkan adanya inclusion body di hepar dan menjadi salah satu agen infeksius yang diperhitungkan di dunia peternakan unggas. FadV biasanya menginfeksi ternak ayam berumur 3 – 7 minggu dan memiliki tingkat mortalitas 2 – 10%, namun sering kali pada kasus ternak yang muda mencapai 30% (Schachner et al., 2018).
Etiologi dan Cara Penularan
Penyakit IBH pertama kali dilaporkan di Iran dan menyebabkan gangguan ekonomi pada peternak unggas lokal. FadV sendiri pertama kali ditemukan pada tahun 1963 dan disebut sebagai avian hepatic inclusion body. Pada masa sekarang FadV lebih sering dikenal sebagai virus patogen yang menyebabkan IBH bersamaan dengan infeksi yang bersifat immunosupresif akibat dari Infectious Bursal Diseases Virus (IBDV) dan Chicken Infectious Anemia virus (CIAV) (Rosenberg et al., 1974). FadV merupakan virus yang tergolong dalam famili Adenoviridae , merupakan virus DNA yang tidak beramplop, memiliki diameter 70 – 90 nm, dan berbentuk icosaherdral.
Penularan FadV dapat terjadi secara horisontal melalui hasil eksresi ternak ayam atau feses. Adanya kontaminasi dari alat pakan, personalia pekerja kandang, dan alat transpor juga bisa menjadi faktor resiko penyebaran FadV (McFerran and Adair, 2003). Dalam beberapa penelitian dilaporkan bahwa FadV dapat menular secara vertikal melalui telur berembrio dan virus dapat aktif kembali setelah beberapa minggu, khususnya pada ternak yang mengalami immunosupresi (McFerran and Adair, 1977).
Gejala Klinis
Inclusion Body Hepatitis (IBH) pada ternak ayam menyebabkan kerusakan pada organ hepar unggas hingga mengalami nekrotik hepatik. Pada awal infeksi ternak ayam akan menunjukkan :
- Ayam terlihat lemas
- Bulu terlihat kusam
- Tidak nafsu makan
- Postur tubuh ayam meringkuk
- Pial terlihat pucat
- Adanya cairan hasil eksresi berwarna kuning
- Terlihat adanya gejala saraf sporadis (Revajova et al., 2017).
Diagnosa
- Patologi Anatomi dan Histologi
- Pada pemeriksaan patologi anatomi akan terlihat adanya lesi berupa :
- 1. Hepar unggas mengalami pembesaran
- 2. Hepar terlihat mengalami nekrosis kekuningan
- 3. Konsistensi hepar lunak
- 4. Adanya hemorragi ptekie di hepar
- 5. Organ ginjal dan pencernaan berwarna pucat

Pengujian secara histologi menunjukkan adanya nekrosis hepatik diikuti dengan infiltrasi inclusion bodies basofil (sel radang) diantara sel hepatosit.
Isolasi Virus
Media sel kultur CEF diinokulasi dengan sampel dari hepar ayam yang sudah di homogenisasi yang akan menunjukan CPE setelah 48 jam.
PCR dan Sekuensing DNA
Sampel yang dapat digunakan untuk uji PCR adalah hepar, bursa fabrisius, dan thymus. Sebelum dilakukan uji PCR, dilakukan ekstraksi pada sampel. PCR akan mendeteksi adanya FadV pada target gen VP1 dan VP2 (Todd et al., 1992). Setelah mendapatkan hasil positif pada pengujian PCR dilanjutkan dengan sekuensing.
Serologi
Respon antibodi yang ditunjukkan pada protein virus yang muncul pada hari ke 9 – 28 post inokulasi.
Pencegahan
Pencegahan yang dapat dilakukan untuk meminimalisir resiko infeksi yang dapat terjadi adalah dengan memberikan vaksin aktif maupun vaksin inaktif. Proteksi yang baik akan diperoleh dengan memberikan vaksin inaktif sebanuak dua kali (Alvarado et al., 2007).
Referensi
Alvarado IR, Villegas P, El-Attrache J, Jensen E, Rosales G, Perozo F and Purvis LB 2007. Genetic Characterization, Pathogenicity, and Protection Studies with an Avian Adenovirus Isolate Associated with Inclusion Body Hepatitis. Avian Dis. 51(1): 27-32.
McFerran JB, Adair BM. Group I adenovirus infections. In: Saif YM, ed. Diseases of Poultry. Ames, Iowa: Iowa State Press, 2003:214–227
McFerran JB, Adair BM. Avian adenoviruses — a review. Avian Pathol 1977;6:189–217.
Mittal, D., Jindal, N., Tiwari, AK. And Khokhar, RS. 2013. Characterization of Fowl Adenoviruses Associated with Hydropericardium Syndrome and Inclusion Body Hepatitis in Broiler Chickens. Indian Virological Society 2013: VirusDis. (January – March 2014)25(1):114-119.