Disebabkan oleh infeksi dari Mycoplasma gallisepticum. Transmisi infeksi dapat terjadi secara horizontal ke unggas lain maupun secara  vertical melalui telur.  Stress dapat memicu gejala klinis yang berat pada saluran pernafasan. Penyakit ini dapat terjadi di semua umur unggas.

Gejala Klinis

Gejala umum pada unggas :

  • Terdengar suara rales pada pernafasan
  • kepala gemetar
  • konjungtivitis
  • pembengkakan di sekitar kepala dan sinus
  • pernapasan mulut terbuka
  • Eksudat berbau menumpuk di rongga mulut dan mata

Pada ayam layer/breeder

  • Discharge nasal dan ocular
  • Turunnya feed consumption
  • Menurunnya produksi telur
  • Menurunkan hatchability and chick viability

Pada ayam broiler

  • Outbreak biasanya terjadi pada umur 3 – 6 minggu
  • Penurunan berat badan
  • Morbiditas tinggi, mortalitas rendah
  • Kelainan pada kaki

Pada kalkun :

  • Sekitar kepala bengkak akibat timbunan eksudat dan sinus infraorbitalis
  • Konjungtivitis dengan eksudat okular
  • Penurunan berat badan, produksi telur, dan feed efficiency
Gangguan pernafasan dan gasping pada ayam terinfeksi MG

Diagnosa

  • Uji aglutinasi serum cepat
  • ELISA sebagai surveilans
  • Uji Hambatan Aglutinasi
  • Isolasi sampel swab dari sinus infraorbital, nasal turbinates, choanal cleft, trachea, air sacs, paru – paru, dan konjungtiva.
  • Diagnostik molecular untuk mendeteksi adanya infeksi dari M. gallisepticum dengan RT-PCR dengan sampel swab dari bagian organ yang terinfeksi seperti choana, sinus, trakea, dan kantung udara.
  • Lesi Postmortem yang meliputi airsacculitis, Fibrinous pericarditis and perihepatitis, salpingitis, panopthalmitis, eksudat caseous pada kantung udara, tracheitis dengan eksudat katarrhal hingga purulent, pulmonary granuloma .

Gambar 1. Air Sacculitis
Gambar 2. Pericarditis

Pencegahan

  • Vaksinasi pada pullet
  • Memastikan bahwa unggas yang baru datang bebas dari bakteri M. gallisepticum
  • Memastikan nutrisi dan dinamika flok (ukuran, distribusi umur, keberadaan ayam jantan dll) juga optimal.
  • Memastikan kebersihan kandang dari penumpukan kotoran dan hama penyebab penyakit.

Penanganan

  • Pengobatan menggunakan antibiotic doxycycline, tylosin, lincomycin, spectinomycin, enrofloxacin, amoxicillin, clavulonic acid.
  • Menurunkan tingkat stress pada flok/kandang.

Referensi

Ramadhan, NM. 2019. Mycoplasma Gallisepticum Overview In Poultry. Am J Biomed Sci & Res. 2018 – 4(5). AJBSR. MS.ID.000833

Ramadhan, NM. 2019. Mycoplasma Gallisepticum Overview In Poultry. Am J Biomed Sci & Res. 2018 – 4(5). AJBSR. MS.ID.000833

Singh, Rajesh. 2020. Chronic Respiratory Disease (CRD) in Poultry. Diakses secara online pada 24 September 2021. https://www.pashudhanpraharee.com/chronic-respiratory-disease-crd-in-poultry/.

El-Gazzar, Mohammed. 2020. Mycoplasma gallisepticum Infection in Poultry. Diakses secara online pada 24 September 2021. https://www.msdvetmanual.com/poultry/mycoplasmosis/ mycoplasma-gallisepticum-infection-in-poultry.

Sacks, Philip. 2021. Chicken Vet- Chronic Respiratory Disease. Diakses pada tanggal 24 September 2021. https://www.bird-vet.com/ChickenVet-ChronicRespiratoryDisease-CRD.aspx.